Knowledge factor (Bahasa Indonesia : Faktor Pengetahuan), dalam konteks keamanan, adalah kategori kredensial dari otentikasi yang terdiri dari informasi yang dimiliki pengguna, seperti nomor identifikasi pribadi (PIN), nama pengguna, kata sandi atau jawaban untuk pertanyaan rahasia.

Knowledge factor adalah kategori kredensial yang paling umum digunakan untuk otentikasi. Dua kategori umum lainnya dari faktor otentikasi adalah faktor kepemilikan (sesuatu yang dimiliki pengguna, seperti ponsel cerdas) dan faktor bawaan (sesuatu yang dimiliki pengguna, biasanya karakteristik biometrik, seperti sidik jari).

Proses otentikasi yang umum seperti nama pengguna dan password adalah contoh dari single-factor authentication (SFA): Meskipun ada dua bagian informasi terpisah yang harus dibuat oleh pengguna, keduanya termasuk kategori faktor otentikasi yang sama.

Kemampuan pengguna untuk menghasilkan informasi yang relevan seperti memberikan bukti identitas yang terkait dengan otorisasi untuk berinteraksi dengan beberapa sistem. Keandalan bukti itu diperkuat oleh multifactor authentication (MFA), di mana pengguna harus menyediakan elemen setidaknya dua faktor.

Otentikasi dua faktor atau Two-factor authentication (2FA) untuk smartphones, misalnya, biasanya melibatkan faktor pengetahuan dan kepemilikan: PIN pengguna diikuti dengan bukti kepemilikan perangkat yang terdaftar dengan akun pengguna.

Otentikasi tiga faktor atau Three-factor authentication (3FA) melibatkan faktor-faktor dari ketiga kategori utama. Otentikasi empat faktor atau Four-factor authentication (4FA) menambahkan faktor lokasi pengguna, dan otentikasi lima faktor menambahkan faktor waktu.

Tagged: K